Close

LPKA Blitar Gelar HAN 2025: Anak Terlindungi, Indonesia Maju

Foto : Perwakilan PKBI Jawa Timur bersama stakeholder menyerahkan identitas anak binaan secara simbolis dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2025 di LPKA Kelas I Blitar (23/07/2025).

WARTA PERTIWI.COM, BLITAR – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar bersama mitra dari Forum Stakeholder Peduli Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) menggelar serangkaian kegiatan inklusif bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

Kegiatan yang berlangsung pada 16–23 Juli 2025 ini melibatkan 202 anak binaan dan didukung oleh PKBI Jawa Timur melalui Program INKLUSI. Beragam aktivitas digelar, mulai dari lomba olahraga, outbound, edukasi kesehatan, peningkatan keterampilan, hingga pemeriksaan kesehatan reproduksi dan screening GBV bersama Puskesmas Sananwetan.

Pada puncak acara tanggal 23 Juli, dilakukan penyerahan remisi kepada 121 anak binaan, dengan 7 di antaranya dinyatakan bebas. Selain itu, Dispendukcapil Kabupaten Blitar menyerahkan simbolis KTP dan KIA, dan SMA YP Blitar menyerahkan ijazah pendidikan kepada anak binaan.

“Kami ingin mewujudkan ruang aman dan partisipasi bermakna bagi anak-anak binaan,” ujar Gatot Tri Rahardjo, S.H., Kepala LPKA Kelas I Blitar.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, serta Kepala Kanwil Dirjenpas Jatim Kadiyono. Dalam sambutannya, Emil memberikan motivasi kepada anak-anak binaan agar tetap semangat dan berupaya menjadi bagian dari masyarakat yang baik.

“Lebih baik menjadi mantan anak yang pernah berhadapan dengan hukum, daripada menjadi mantan orang baik,” ucap Emil, disambut tepuk tangan meriah.

PKBI Jatim bersama mitra CSO seperti Yayasan Berbagi Peduli, Santo Yusuf Blitar, Forum Konselor Peduli ABH, Ngaji Tani, dan Unmer Malang turut memberikan dukungan logistik, hadiah lomba, serta bantuan alat hadrah dan perlengkapan barbershop dari Baznas Kota Blitar.

Perayaan HAN 2025 ini menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang melindungi, mendidik, dan membina anak-anak secara adil dan bermartabat.(*/id@)

Editor : Ida Rachmajanti

scroll to top