GRESIK, WARTA PERTIWI – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Gresik berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan. Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) ini diisi dengan tasyakuran bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pembagian doorprize bagi para buruh dan pekerja.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi seluruh elemen buruh dan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas selama peringatan May Day. Ia menilai, perayaan tahun ini mencerminkan sinergi yang baik antara pekerja, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.
“Alhamdulillah, peringatan May Day di Gresik berjalan kondusif, aman, dan penuh kebersamaan. Ini merupakan hasil dari komunikasi yang baik antara semua pihak,” ujar Kapolres, Jumat (1/5/2026).
Meski demikian, Kapolres tetap mengingatkan jajarannya untuk tidak mengendurkan kewaspadaan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Seluruh anggota agar tetap melaksanakan tugas sesuai fungsi masing-masing demi menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Jika sewaktu-waktu dibutuhkan perkuatan, kita harus siap bergerak cepat dan tepat,” tegasnya. Dalam rangka pengamanan May Day, Polres Gresik menerjunkan sebanyak 502 personel, didukung 200 personel dari instansi terkait serta 500 personel Sabuk Kamtibmas.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran, dengan apel siaga yang digelar serentak di seluruh wilayah hukum. Selain pengamanan kegiatan, petugas juga difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para buruh, Polres Gresik juga mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, salah satunya melalui komunikasi intensif dan dialog bersama serikat pekerja.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga sinergitas sekaligus memastikan aspirasi buruh dapat tersampaikan secara tertib.
Melalui langkah tersebut, Polres Gresik bersama Forkopimda berharap stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Gresik tetap terjaga, serta hubungan harmonis antara buruh dan pemerintah dapat terus terpelihara.
Editor: Ida



