SURABAYA, WARTA PERTAMA – Kanker payudara hingga kini masih menjadi salah satu jenis kanker dengan jumlah penderita tertinggi di kalangan perempuan di seluruh dunia. Meskipun tidak ada satu pun jenis makanan yang dapat mencegah kanker secara mutlak, para ahli kesehatan menegaskan bahwa penerapan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit ini secara signifikan.
Seorang ahli diet dan onkologi, Natalie Ledesma, M.S., RDN, mengungkapkan bahwa buah-buahan kaya akan antioksidan, vitamin, dan senyawa alami yang berpotensi kuat melindungi tubuh dari kerusakan sel pemicu kanker.
“Konsumsi buah yang tinggi telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara sebesar 7%. Buah-buahan mengandung serat dan fitonutrien—terutama polifenol, antosianin, fisetin, quercetin, hesperidin, dan limonene—yang tampaknya merupakan faktor paling signifikan dalam mengurangi risiko kanker payudara,” kata Ledesma seperti dikutip dari Eating Well.
Berikut adalah empat jenis buah yang dinilai paling ampuh dalam membantu mengurangi risiko kanker payudara berdasarkan penjelasan ilmiah:
1. Apel
Apel merupakan salah satu buah yang paling kaya akan kandungan polifenol. Berbagai studi observasional telah mengaitkan konsumsi apel secara rutin dengan risiko kanker payudara yang lebih rendah.
Peran Quercetin: Senyawa polifenol utama dalam apel ini berfungsi menargetkan berbagai jalur yang terlibat dalam pertumbuhan sel kanker, mempercepat kematian sel kanker, serta menghambat penyebaran tumor.
Manfaat Kulit Apel: Kulit apel sangat kaya akan triterpenoid. Dalam penelitian laboratorium, senyawa ini terbukti mampu memperlambat pertumbuhan tumor dan memicu kematian sel pada sel kanker payudara jenis triple-negatif (salah satu jenis yang paling agresif).
2. Kelompok Buah Beri (Berries)
Stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry sangat dikenal karena kandungan antioksidan tingginya yang disebut anthocyanin. Senyawa ini bertugas melawan radikal bebas yang dapat merusak struktur sel tubuh.
Keseimbangan Hormon: Buah beri mengandung serat tinggi yang sangat baik untuk menjaga keseimbangan hormon estrogen. Perlu diketahui, kadar estrogen yang tidak seimbang merupakan salah satu faktor utama pemicu kanker payudara.
Anti-Tumor: Salah satu jenis antosianin dalam buah beri, yaitu delphinidin, terbukti dalam penelitian laboratorium dapat menghambat pertumbuhan tumor dan mengaktifkan kembali respons imun antitumor tubuh.
3. Ceri
Buah berbiji dengan warna merah pekat ini juga menjadi sumber antosianin dan senyawa anti-inflamasi (anti-peradangan) yang sangat baik.
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa asupan antosianin dari ceri sebelum perkembangan tumor dapat secara signifikan menunda dan memperlambat pertumbuhan serta penyebaran kanker payudara triple-negatif.
Selain melindungi sel, buah ceri juga kaya akan nutrisi esensial lain seperti vitamin C, kalium, dan serat yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
4. Buah Kering (Kismis, Kurma, Buah Tin, dan Prune)
Meskipun buah kering kerap dihindari karena padat kalori, semakin banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa buah kering memiliki manfaat protektif terhadap kanker.
Analisis genomik terbaru menemukan adanya tumpang tindih genetik yang signifikan antara orang yang rutin mengonsumsi buah kering dengan mereka yang memiliki kerentanan genetik lebih rendah terhadap kanker payudara.
Sorotan Khusus untuk Buah Tin: Buah Mediterania kuno ini sangat kaya akan polifenol, flavonoid, dan senyawa bioaktif. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak buah tin memiliki korelasi kuat dengan pengurangan risiko sel kanker payudara.
(*)

