Close

Babinsa Dukun Dampingi Petani Padi Hadapi Musim Hujan

Babinsa Dukun, Serka Hendrik Handoko, berdialog dengan petani padi di Desa Petiyintunggal, Gresik, saat melakukan pendampingan menghadapi musim penghujan.

GRESIK, WARTA PERTIWI – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian warga, Babinsa Koramil 0817/16 Dukun, Serka Hendrik Handoko, melaksanakan kegiatan pendampingan serta komunikasi sosial (komsos) bersama petani padi di Desa Petiyintunggal, Kecamatan Dukun. Selasa (3/3/2024).

Kegiatan yang berlangsung di area persawahan milik warga tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan di wilayah binaan.

Dalam kesempatan itu, Serka Hendrik Handoko memberikan semangat dan arahan kepada para petani agar selalu tanggap terhadap kondisi cuaca, terutama memasuki musim penghujan yang kerap disertai angin kencang. Kondisi tersebut dinilai rawan menyebabkan tanaman padi roboh, sehingga dapat berdampak pada penurunan hasil panen.

“Petani harus lebih waspada terhadap perubahan cuaca. Jika diperlukan, lakukan penguatan pada tanaman serta pengecekan rutin saluran air agar tidak terjadi genangan yang bisa merusak tanaman,” ujarnya saat berdialog di sawah.

Selain memberikan motivasi, Babinsa juga mendengarkan langsung berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan, mulai dari faktor cuaca hingga perawatan tanaman. Pendekatan komunikasi sosial ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta memberikan solusi atas permasalahan yang ada.

Sementara itu, Bapak Basori selaku pemilik lahan sawah menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani memberikan rasa aman dan menambah motivasi dalam bekerja.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Bapak Babinsa. Selain memberi arahan terkait kondisi cuaca, beliau juga selalu mengingatkan kami agar tetap semangat dan kompak antarpetani. Kehadiran beliau membuat kami lebih percaya diri dalam menghadapi musim penghujan ini,” ujar Basori.

Melalui kegiatan pendampingan dan komunikasi sosial ini, diharapkan para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian, sehingga hasil panen tetap optimal meskipun menghadapi tantangan cuaca ekstrem di musim penghujan.

Editor: Ida

scroll to top