WARTA PERTIWI.COM, GRESIK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik kembali menunjukkan kiprah nyata mereka dalam pemberdayaan masyarakat. Kali ini, mereka menginisiasi program pemanfaatan limbah gabah menjadi sekam bakar, media tanam ramah lingkungan yang bernilai ekonomis, di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.
Limbah gabah yang selama ini hanya menjadi tumpukan sisa panen, kini diolah melalui teknik pembakaran terkontrol menjadi arang sekam. Proses ini tidak hanya mengurangi volume sampah pertanian, tetapi juga menghasilkan media tanam berkualitas tinggi yang sangat cocok untuk budidaya sayuran, tanaman hias, hingga pembibitan.
“Sekam bakar ini adalah solusi dua arah: mengurangi limbah sekaligus memberikan alternatif media tanam yang lebih murah dan berkualitas untuk petani,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Sekam bakar diketahui memiliki berbagai keunggulan, seperti meningkatkan aerasi tanah, menjaga kelembaban, dan menyediakan nutrisi esensial bagi tanaman. Dengan manfaat tersebut, petani dapat menekan biaya pembelian media tanam sekaligus meningkatkan hasil pertanian mereka.
Kuliah Kerja Nyata Universitas Gresik yang di laksanakan mulai 27 Juli 2025 sampai Agustus ini mendapatkan respon masyarakat Desa Banjarsari sangat positif. Warga antusias mengikuti pelatihan dan berharap inovasi ini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan melalui penjualan sekam bakar sebagai media tanam.
Program ini menjadi bukti bahwa kegiatan KKN bukan sekadar pengabdian, tetapi juga sarana transfer ilmu yang mampu menciptakan solusi berkelanjutan bagi masyarakat. Universitas Gresik pun semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan lokal.(*/id@)
Editor: Ida Rachmajanti



