Close

Forkopimda Gresik Gelar Doa Bersama Demi Kedamaian Bangsa

Foto : Forkopimda Gresik bersama tokoh agama dan masyarakat memanjatkan doa bersama di Serambi Masjid Jami', Rabu (3/9/2025), sebagai bentuk syukur atas kedamaian dan keselamatan bangsa.

GRESIK | WARTA PERTIWI – Suasana khidmat menyelimuti Serambi Masjid Jami’ Alun-Alun Gresik Rabu (3 September 2015) kemarin sore saat Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama (toga), dan tokoh masyarakat (tomas) menggelar Doa Bersama Kebangsaan. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk syukur atas terjaganya kondusivitas wilayah, sekaligus memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa di tengah gejolak yang terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Acara yang berlangsung dari pukul 15.50 hingga 17.00 WIB ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Ketua DPRD M. Syahrul Munir, serta perwakilan organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, dan tokoh masyarakat lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Yasin dan Tahlil, dilanjutkan dengan sambutan dari para tokoh. Ketua PCNU Gresik, KH. Mulyadi, menekankan pentingnya rasa syukur atas keamanan dan kedamaian yang terjaga di Gresik.

“Acara ini adalah bentuk menyamakan rasa. Yang paling utama adalah bersyukur karena Gresik dalam keadaan damai dan selamat,” ujarnya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang dinilai telah berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban. Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan memohon maaf atas pelayanan pemerintah yang mungkin belum maksimal.

“Kita semua turut prihatin atas korban dalam demo kemarin yang mungkin berawal dari kesalahpahaman. Mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosa mereka,” tutur Bupati.

Ia menegaskan pentingnya sinergi Forkopimda bersama masyarakat untuk menjaga kondisi tetap kondusif agar roda kehidupan berjalan normal. Apresiasi khusus juga diberikan kepada organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan BEM yang dinilai mampu bersikap bijak dalam menyikapi situasi.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan Kabupaten Gresik dan kedamaian bangsa Indonesia.(id@)

scroll to top