GRESIK, WARTA PERTIWI – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan berbagai bantuan sosial dan tali asih kepada pilar sosial dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 150 peserta dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., dengan penanggung jawab kegiatan Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Dra. Restu Novi Widiani, M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Zam Zam Ikhwan, S.H., M.H., Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, S.I.K., M.H., M.Si., Dandim 0817/Gresik yang diwakili Kapten Inf Didik selaku Danramil 04/Menganti sekaligus Pjs Pasi Intel Kodim 0817/Gresik, Direktur Umum Bank Jatim Busrul Iman, S.E., M.M., Direktur Umum PT Petrogas Jatim Utama Dwi Budi Sulistyana, Direktur Umum PT Air Bersih Ir. Joko Triono, serta para tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan persiapan pembukaan, dilanjutkan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan siswa Sekolah Rakyat. Selanjutnya para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembukaan, serta pembacaan doa.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial menyalurkan berbagai bantuan sosial di Kabupaten Gresik dengan total nilai sekitar Rp 7 miliar, di mana sekitar Rp 3 miliar di antaranya merupakan bantuan langsung dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Bantuan tersebut meliputi Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), program pembinaan jalan kabupaten, program pemberdayaan BUMDes melalui program Desa Berdaya, program Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, bantuan sosial bagi lansia melalui program PKH Plus, bantuan bagi masyarakat dalam kategori kemiskinan ekstrem, penyaluran zakat produktif, bantuan operasional bagi pendamping PKH Plus, serta pemberian tali asih kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Sementara itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya berharap delapan program bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut dapat menjadi contoh dan direplikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Gresik.
“Harapan kami program-program ini dapat diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, khususnya bagi kelompok rentan serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan aspal sebanyak 250 drum kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, serta bantuan program pemberdayaan desa di sejumlah wilayah. Di antaranya Desa Lasem Kecamatan Sidayu, Desa Karangankidul Kecamatan Benjeng, Desa Balongpanggang Kecamatan Balongpanggang, Desa Surowiti Kecamatan Bungah melalui Program Jatim Puspa, Desa Randegan Kecamatan Driyorejo, serta Desa Sidowungu Kecamatan Menganti melalui program Desa Berdaya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat serta diakhiri dengan sesi foto bersama sebelum acara resmi ditutup.
Mewakili Dandim 0817/Gresik, Kapten Inf Didik menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Program bantuan sosial ini sangat positif karena menyentuh langsung masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat kurang mampu. Kami dari TNI khususnya Kodim 0817/Gresik siap mendukung serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
Editor: Ida


