Close

Kapolres Gresik Tegaskan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Derby Jatim

Keterangan Foto: Personel gabungan TNI-Polri dan instansi daerah berjaga di sekitar Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Gresik, menjelang laga Derby Jatim antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya, Jumat (7/11/2025).

GRESIK | WARTA PERTIWI – Laga panas bertajuk Derby Jawa Timur antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026 pekan ke-12 berlangsung sengit di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Gresik, Jumat (7/11/2025) malam. Meski pertandingan berakhir imbang 1-1, sorotan utama tertuju pada pengamanan ekstra ketat dan humanis yang sukses menjaga jalannya laga penuh gengsi tersebut.

Sejak pukul 14.00 WIB, kawasan Stadion Gejos telah dijaga ketat oleh ratusan personel gabungan. Pengamanan mencakup pengawalan tim, pengaturan lalu lintas, hingga penjagaan di dalam stadion. Apel pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, yang menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas.

“Laksanakan pengamanan pertandingan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin, serta berpedoman pada peraturan yang berlaku guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” tegas AKBP Rovan.

Kapolres juga menginstruksikan agar seluruh anggota menghindari tindakan arogansi dan mengedepankan pendekatan persuasif demi menjaga suasana damai. Turut hadir memantau langsung kesiapan pengamanan, Karoops Polda Jatim Kombes Pol. Jimmy Agustinus Anes bersama jajaran pejabat utama Polres Gresik.

Untuk mengantisipasi potensi kericuhan, lebih dari 400 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik strategis. Kekuatan pengamanan terdiri dari unsur TNI-Polri seperti 3 SSK Brimob PHH, 1 SST Brimob Raimas Anti Anarki, 1 SSK Dalmas Polda Jatim, 1 SST Raimas Ditsamapta Polda Jatim, 250 personel Polres Gresik, 30 personel Kodim 0817 Gresik, serta unsur Dansubdenpom dan Sub Kogartap. Dukungan juga datang dari instansi daerah seperti Satpol PP, Dishub, Damkar, Dinkes, dan 90 steward stadion.

Sebelum pengamanan dimulai, seluruh perwira pengendali mengikuti Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Gresik, Kompol Yusis Budi Krismanto, untuk menyamakan pola pengamanan dan distribusi personel di lapangan.

Pertandingan dimulai pukul 19.00 WIB dengan tempo cepat sejak awal. Kedua tim tampil ngotot untuk meraih kemenangan, namun babak pertama berakhir tanpa gol. Di babak kedua, intensitas meningkat dan masing-masing tim berhasil mencetak satu gol hingga laga ditutup dengan skor imbang 1-1 pada menit ke-90.

Meski tensi pertandingan tinggi, suasana di luar stadion tetap kondusif. Para suporter Persik Kediri meninggalkan stadion secara tertib setelah peluit panjang dibunyikan pada pukul 20.56 WIB.

Kapolres Gresik menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berjalan aman dan lancar. Ini berkat kerja sama dan sinergi seluruh personel di lapangan yang menjalankan tugas dengan profesional dan humanis,” pungkas AKBP Rovan.(id@)

scroll to top