SURABAYA | WARTA PERTIWI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara Peringatan Hari Juang Polri yang digelar secara khidmat di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya. Dalam amanatnya, Jenderal Sigit menegaskan bahwa Hari Juang Polri bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan simbol dedikasi dan komitmen Polri untuk terus mengabdi kepada bangsa.
“Hari Juang Polri bukan hanya sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai simbol dedikasi dan komitmen Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa,” tegasnya.
Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk para purnawirawan Kapolri seperti Jenderal (Purn) KPH Roesdihardjo, Jenderal (Purn) S. Bimantoro, dan Jenderal (Purn) Sutarman. Hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto, Pangkoarmada II Laksda TNI IGP Alit Jaya, serta Wakajati Hari Wibowo.
Momen upacara semakin bermakna dengan kehadiran keluarga pahlawan kepolisian Moehammad Jasin dan Moekar, serta penghormatan kepada para veteran Seroja Timor Timur. Sebagai bentuk penghargaan negara, Kapolri menyerahkan santunan kepada mereka.
Dalam rangkaian acara, Kapolri juga meresmikan patung Moehammad Jasin, yang dikenal sebagai Bapak Brimob dan tokoh penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Patung tersebut menjadi simbol bahwa Polri lahir dan tumbuh bersama rakyat.
Sejarah Hari Juang Polri bermula pada 21 Agustus 1945, ketika Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin membacakan Proklamasi Polisi di markas Polisi Istimewa Surabaya. Ikrar tersebut menyatakan bahwa polisi bersatu dengan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pasukan Polisi Istimewa kemudian melucuti senjata Jepang dan membagikannya kepada para pejuang, berperan aktif dalam berbagai pertempuran besar di tanah air.
Sementara itu, Polres Gresik turut memperingati Hari Juang Polri dengan menggelar upacara yang dipimpin oleh Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran agar menjadikan Hari Juang Polri sebagai momentum untuk meneladani semangat pengabdian para pendahulu.
“Dengan semangat itu, Polres Gresik berkomitmen untuk selalu hadir, melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat,” ujar AKBP Rovan.
Peringatan Hari Juang Polri tahun ini menjadi pengingat akan sejarah perjuangan dan pengukuhan tekad Polri untuk terus berjuang bersama rakyat dalam menjaga keutuhan bangsa.(id@)



