GRESIK, WARTA PERTIWI – Komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut terus diperkuat jajaran Polres Gresik melalui pendekatan humanis kepada masyarakat pesisir. Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) menggelar kegiatan Sambang Nelayan di Balai Pertemuan Nelayan “Rukun Jaya”, Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan dipimpin Kasat Polairud AKP I Nyoman Ardita bersama sejumlah personel. Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi antara aparat kepolisian dan para nelayan. Dalam kesempatan itu, AKP Nyoman mengimbau agar nelayan senantiasa menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. “Penggunaan alat tangkap yang dilarang hanya akan merugikan kita dalam jangka panjang karena merusak rumah ikan,” tegasnya.
Selain memberikan imbauan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi nelayan menyampaikan aspirasi dan keluhan, mulai dari dampak musim angin barat hingga keberadaan kapal trawl yang dinilai mengganggu wilayah tangkap tradisional. Petugas juga mengingatkan agar nelayan tidak menjaring hingga masuk ke alur pelayaran besar demi menghindari risiko kecelakaan laut.
Melalui Sambang Nelayan, Satpolairud berharap tercipta situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah perairan Gresik. Kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir diharapkan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat rasa aman bagi para pejuang laut. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan tindak pidana atau pelanggaran hukum di wilayah pesisir melalui Hotline Call Center 110 atau WhatsApp “Lapor Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006.
Editor: Ida



