GRESIK, WARTA PERTIWI – Polres Gresik mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Semeru 2026 di Ruang Rapat Utama Sarja Arya Racana, Mapolres Gresik, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan dipimpin Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, didampingi Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto, serta diikuti pejabat utama, kasatgas, dan perwira yang terlibat dalam struktur operasi.
Dalam arahannya, Wakapolres menegaskan bahwa operasi pengamanan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang menuntut kesiapan maksimal personel. “Operasi Ketupat Semeru bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kehadiran negara melalui Polri untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum profesional, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun ancaman terorisme. Pemetaan titik rawan kemacetan dan kecelakaan juga menjadi fokus antisipasi.
Dalam pemaparan teknis, Satgas Preventif menyoroti potensi gangguan selama Ramadhan seperti perang sarung, balap liar, dan takbir keliling menggunakan petasan. Satgas Preemtif menyiapkan perkiraan khusus terkait kerawanan wilayah, sementara Satgas Kamseltibcarlantas menyiapkan strategi pengaturan arus kendaraan, termasuk mobil bengkel keliling di pos pelayanan dan pemantauan CCTV real-time.
Satgas Banops melalui Dokkes memastikan dukungan pelayanan kesehatan bagi pemudik maupun personel. Kabag Ops Polres Gresik menambahkan, sebanyak 357 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait akan dikerahkan dalam operasi yang berlangsung mulai pertengahan Maret 2026.
“Harapan kami, seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab agar masyarakat merasakan pelayanan maksimal dari Polri,” tegas Kompol Yusis.
Melalui Latpraops ini, Polres Gresik menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sebelum, saat, dan setelah Idul Fitri 1447 Hijriah.
Editor: Ida



