Close

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Laksanakan KKN di Tanjung Perak: Dukung UMKM dan Lingkungan Berkelanjutan

Foto : Mahasiswa KKN Kelompok 18 UPN “Veteran” Jawa Timur berfoto bersama perangkat Kelurahan Tanjung Perak dan warga setempat usai kegiatan pembukaan program kerja. Semangat kolaboratif ini menjadi awal dari kontribusi nyata dalam mendukung UMKM dan lingkungan berkelanjutan.

WARTA PERTIWI.CON, SURABAYA – Kelurahan Tanjung Perak, Surabaya, menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh sekelompok mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Kelompok 18 mahasiswa ini hadir dengan semangat pengabdian dan membawa misi besar mendukung dua poin penting dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu:

– SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

– SDGs 11 : Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan

Kegiatan KKN diawali dengan pengenalan program kerja selama satu bulan di hadapan perangkat kelurahan dan masyarakat. Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa KKN ini merupakan bentuk nyata pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Fokus utama program kerja mereka meliputi:

– Pemberdayaan UMKM lokal agar lebih berkembang dan memiliki daya saing

– Inisiatif lingkungan seperti kampanye kebersihan, pengelolaan sampah, dan penghijauan

Foto : Yayuk Sri Wahyuni, SE., Lurah Tanjung Perak (sebelah kanan) saat memberikan sambutan atas kehadiran Mahasiswa KKN Kelompok 18 UPN “Veteran” Jawa Timur.

Lurah Tanjung Perak, Ibu Yayuk Sri Wahyuni, SE., menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan KKN dari adik-adik mahasiswa UPN Veteran Jatim. Semoga kehadiran mereka bisa menjadi motor penggerak perubahan positif, terutama dalam peningkatan kualitas UMKM dan kebersihan lingkungan di Kelurahan Tanjung Perak,” ujar beliau.

Dengan slogan “Bersama Berdaya, Tanjung Perak Jaya”, mahasiswa KKN Kelompok 18 berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang melalui kolaborasi erat dengan masyarakat dan perangkat kelurahan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga kontribusi nyata dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(*/id@)

scroll to top