Close

Operasi Turjawali Bongkar Warung dan Kios Penjual Miras di Gresik

Keterangan Foto: Petugas Sat Samapta Polres Gresik saat mengamankan barang bukti miras ilegal dari warung dan kios di wilayah Cerme dan Duduksampean.

Gresik, Warta Pertiwi – Unit Patroli dan Pengawalan (Turjawali) Satuan Samapta Polres Gresik kembali melakukan penertiban terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Gresik. Dalam operasi yang digelar Kamis malam, 27 November 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, petugas berhasil mengamankan dua terduga penjual miras serta menyita puluhan botol berbagai jenis sebagai barang bukti.

Penindakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) ini dilakukan setelah Polres Gresik menerima laporan masyarakat sehari sebelumnya, 26 November 2025, mengenai maraknya transaksi miras di sejumlah titik. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Turjawali segera bergerak melakukan penyelidikan.

Lokasi Operasi:

– Cerme (Desa Padeg, Perumahan Ababil 2): Petugas menemukan miras yang disembunyikan dalam kardus di sebuah warung kopi. Pemilik warung berinisial AP langsung diamankan bersama barang bukti.

– Duduksampean: Sebuah kios di tepi jalan kedapatan menyimpan puluhan botol miras di berbagai sudut dan kolong almari. Terduga penjual berinisial M turut diamankan.

Barang Bukti yang Diamankan

– Dari tangan AP: 4 botol Bir Bintang, 13 botol Bir Guinness, 2 botol Arak Bali.

– Dari tangan M: 18 botol Bir Bintang, 9 botol Bir Guinness, 8 botol Kawa Kawa, 5 botol Arbal, 5 botol Arak Tuban, 7 botol Anggur Merah, 3 botol Iceland, 2 botol Whisky, 2 botol Vodka, 5 botol Api.

Seluruh barang bukti serta kedua pelaku telah dibawa ke Mako Polres Gresik untuk menjalani proses Tipiring oleh Unit Turjawali Sat Samapta.

Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Satriyono, mewakili Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa penertiban peredaran miras akan terus dilakukan.

“Kami akan terus melakukan operasi sebagai upaya menjaga ketertiban umum serta mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Polres Gresik mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk tindak pidana atau gangguan kamtibmas melalui layanan darurat hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006. (id@)

scroll to top