Close

Pemkab Gresik Gelar GPM, Jaga Stabilitas Harga Jelang HBKN

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Asluchul Alif bersama jajaran Forkopimda diacara Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di Pendopo Alun-alun Gresik, Jumat (13/2/2026).

GRESIK, WARTA PERTIWI – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional Tahun 2026 dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Alun-alun Kabupaten Gresik, Jl. Wachid Hasyim No. 111, Kecamatan Gresik. Jumat (13/2/2026) pagi.

GPM dilaksanakan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026 sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Gresik ke-52 dan Hari Kota Gresik ke-59. Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dropping beras, dilanjutkan penjualan komoditas pangan murah. Kemudian kegitan terhubung secara virtual melalui zoom meeting bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman. Selanjutnya ditutup dengan dialog interaktif antar daerah yang diawali dari Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Pacitan sebagai wilayah paling selatan dan utara di Jawa Timur.

Sebelum berakhir, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa GPM menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya menjelang momentum HBKN yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.

Sementara itu, Danramil 0817/05 Kota Gresik Kapten Caj M. Fikri Adha, S.Sos., yang hadir mewakili Dandim 0817/Gresik, menegaskan dukungan TNI dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas wilayah.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kami dari Koramil 0817/05 Kota Gresik, siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program stabilisasi pasokan dan harga pangan demi menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan inflasi daerah dapat terkendali serta daya beli masyarakat tetap terjaga. Antusiasme warga yang memanfaatkan pasar murah menjadi bukti bahwa program ini sangat dibutuhkan dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Editor: Ida

scroll to top