WARTA PERTIWI.COM, SURABAYA – Bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0830/Surabaya Utara Jl. Gresik No. 52, Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Kepala Staf Kodim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Djarno Djumadi, S.Pd. mewakili Komandan Kodim Pimpin Upacara Bendera 17-an di bulan April 2024, Rabu (17/4).
Pada Upacara Bendera ini bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Inf Ibrahim Sani, Perwira Upacara Kapten Inf Zainuddin, S.H., pembaca UUD Sertu Pindah, Pengucap Sapta Marga Serda Mukarram, pembaca Panca Prasetya Korpri PNS Wasis dan pembawa acara PNS Fauziah Arupi Serta diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara.
Pada kesempatan tersebut Kepala Staf Kodim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Djarno Djumadi, S.Pd. membacakan amanat Panglima TNI (Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si.) pada Upacara Bendera 17-an, Pada kesempatan yang baik ini serta masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Beliau mengucapkan Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin, kepada seluruh Prajurit, PNS dan keluarga besar TNI di manapun berada dan bertugas.
“Dalam beberapa waktu belakangan ini, kita menyadari adanya peristiwa terkait hukum yang melibatkan anggota TNI. Kita juga mengalami musibah terbakarnya fasilitas milik TNI. Disamping itu, kita semua juga berduka atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik yang sedang melaksanakan tugas di Papua. Untuk itu, kita semua harus selalu bersikap hati-hati dan teliti dalam bertindak, serta selalu menjaga kewaspadaan di manapun kita berada.”
“Terkait media sosial, saya mengingatkan kembali bahwa saat ini media sosial telah menjadi “medan kritik” yang cenderung dijadikan sarana dalam mempengaruhi dan merebut opini publik. Penyebaran berita bohong (hoax) akan terus berlangsung, digunakan untuk memprovokasi, dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.”
“Menyikapi hal tersebut, kita harus lebih bijak dan cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita di media sosial.”
Selain itu Panglima TNI juga memberikan penekanan kepada seluruh prajuritnya yang harus dipedomani dalam setiap pelaksanaan tugas, yaitu.
Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, serta Pegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI.
Kedua, Tingkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak, serta selalu jaga kesiapsiagaan maupun kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas.
Ketiga, Selalu bijak dan cermat, serta jangan mudah terprovokasi dalam menyikapi informasi yang berkembang, terutama oleh berita-berita di media sosial yang belum terjamin kebenarannya.
Keempat, Terkait dengan tahun Politik, Netralitas TNI adalah komitmen yang harus dipegang teguh dan dijaga oleh seluruh anggota TNI.
Kelima, Seiring perubahan lingkungan strategis yang dinamis, setiap Prajurit dan PNS TNI harus menjadi energi dan solusi bagi kinerja organisasi TNI, guna mewujudkan TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Diakhir amanat Kasdim menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian kepada seluruh anggota dalam melaksanakan tugas terutama selama pengamanan lebaran Idul Fitri 1445 H.(*/id@)



