WARTA PERTIWI.COM, SURABAYA – Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) telah melakukan penjaringan calon Rektor Universitas Dr. Soetomo (Unitomo).
Dari proses penjaringan, hanya satu calon tunggal atas nama Prof. Siti Marwiyah.
Selanjutnya YPCU melakukan pendalaman visi misi terhadap calon tunggal yang muncul dari hasil usulan Senat Unitomo.

YPCU berharap calon tunggal ini dapat membawa Unitomo ke arah yang lebih baik.
Proses pendalaman visi misi ini dilakukan dengan melibatkan 8 orang tim pendalaman yang akan menilai kemampuan dan komitmen calon rektor dalam memimpin universitas.
Pada hari Senin, 2 Juni 2025 bertempat di Auditorium Ki Moh. Saleh, Kampus Unitomo Surabaya secara resmi dilantik kembali sebagai Rektor Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) untuk periode 2025–2029 bersamaan dengan pelantikan tersebut, turut dikukuhkan tiga Wakil Rektor, yaitu Dr. Amirul Mustofa, M.Si. sebagai Wakil Rektor I, Drs. Sucipto, M.Si. sebagai Wakil Rektor II, dan Dr. Suyanto, M.Si. sebagai Wakil Rektor III.

Dalam pidato yang disampaikannya, Prof. Siti Marwiyah menggarisbawahi tekadnya untuk memperkuat keunggulan riset di setiap program studi. Ia berusaha menjadikan Unitomo semakin kompetitif serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama strategis guna menciptakan riset hilirisasi yang memiliki dampak nyata, khususnya dalam upaya mengatasi kemiskinan dan mencapai kemandirian ekonomi. “Unitomo harus menjadi kampus yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ungkap Prof. Siti Marwiyah.
Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dyah Sawitri, dalam sambutannya menyoroti urgensi integritas dalam kepemimpinan perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa seorang rektor harus menandatangani serta menerapkan pakta integritas, sekaligus memastikan lingkungan kampus tetap kondusif dan terbebas dari segala bentuk kekerasan. “Perguruan tinggi harus menjadi ruang yang aman dan berbudaya akademik yang sehat. Integritas akademik dan etika ilmiah harus menjadi landasan utama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq, mengutarakan harapan agar kepemimpinan yang baru dapat membawa Unitomo menuju kemajuan yang lebih pesat. Ia menekankan perlunya kolaborasi erat antara yayasan, pimpinan universitas, serta seluruh komponen kampus dalam mengaktualisasikan visi besar perguruan tinggi.
“Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi Unitomo untuk terus berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi yang fleksibel dan mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat” pungkasnya (id@)



