Close

Umat Katolik di Malaka NTT Gelar Kegiatan Bakti Sosial Jelang Hari Raya Paskah

Umat Katolik Lingkungan St. Petrus Bakiliurai bergotong royong membersihkan lingkungan Gereja Stasi St. Benyamin Fatuao, Malaka, NTT, menjelang perayaan Paskah 2026.

KUPANG, WARTA PERTIWI – Sedikitnya puluhan umat Katolik dari Lingkungan St. Petrus Bakiliurai menggelar kegiatan bakti sosial menjelang Hari Raya Paskah 2026.

Bakti sosial ini berupa pembersihan lingkungan Gereja Stasi St. Benyamin Fatuao di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT agar terlihat indah dan menarik.

Ketua Stasi St. Benyamin Fatuao Bapak Wilhelmus Kabosu juga Petrus Pengga selaku Ketua Lingkungan St. Petrus Bakiliurai serta Ronald Ignasius Hane selaku ketua panitia perayaan Paskah dan Faran abi dan Mario Hayong mahasiswa magang STIPAS KAK ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

 Bakti sosial ini dilakukan guna menyambut perayaan yang sangat di tunggu oleh seluruh umat Katolik yang diawali dengan perayaan Minggu Palem dan puncaknya pada Hari Raya  Paskah.

Untuk sampai ke perayaan puncak itu perlu di lakukan persiapan yang baik  salah satunya yaitu kegiatan pembersihan lingkungan Stasi St. Benyamin Fatuao.

Seperti disaksikan media ini, semua umat terlibat aktif saling bahu membahu mulai dari orang tua, orang muda hingga anak-anak  bergotong royong guna mensukseskan perayaan Paskah ini.

Kegiatan yang dilakukan ialah pemangkasan rumput area sekitar Stasi yang di ambil alih oleh para ibu- ibu.

Pemasangan pagar sekitar lingkungan Stasi oleh para bapak- bapak dan orang muda serta anak-anak mengambil kayu dan bambu untuk digunakan sebagai bahan untuk membuat pagar.

Kegiatan pembersihan lingkungan Stasi di mulai dari pukul 08:00 Wita sampai dengan pukul 14: 00 Wita.

Semua berjalan dengan baik dan lancar dibawa komando bapak Wilhelmus Kabosu  selaku dewan pengurus Stasi.

Kegiatan ini akan berlangsung kurang lebih satu minggu di mulai dari tanggal 24 Maret 2026 hingga 1 April 2026.

Harapan dari seluruh umat kiranya ada perubahan entah dari segi bangunan Stasi maupun lingkungan Stasi itu sendiri agar bisa sedikit berbeda dari tahun tahun sebelumnya.

Untuk diketahui, sebelum puncak Hari Raya Paskah umat Katolik merayakannya diawali dengan Minggu palem.

Pekan Suci adalah minggu terakhir dalam masa Prapaskah yang dimulai dari Minggu Palma dan berpuncak pada Minggu Paskah.

Ini bukan sekadar tradisi atau rutinitas tahunan, tapi Pekan Suci adalah napas dari iman Kristiani, di mana umat diajak untuk ikut masuk dalam kisah sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus ¹.

Pekan Suci terdiri dari beberapa hari penting, yaitu:

– Minggu Palma: memperingati masuknya Yesus ke Yerusalem sebagai Raja.

– Kamis Putih: memperingati Perjamuan Terakhir Yesus dengan murid-muridnya.

– Jumat Agung: memperingati penderitaan dan kematian Yesus di kayu salib.

– Sabtu Suci: hari terakhir kematian Kristus, yang secara tradisional dikaitkan dengan kemenangan-Nya atas maut.

– Minggu Paskah: memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Pekan Suci dan Triduum Paskah bukan sekadar ritual, melainkan perjalanan hati menuju pengharapan dan hidup yang baru.

Ini tentang kasih yang berani terluka, tentang pengorbanan yang membuka jalan, dan tentang harapan yang tak pernah mati.

Editor: RIO

scroll to top