Close

Unitomo Teguhkan Komitmen Tridarma di Dies Natalis ke-45

Pemotongan 45 tumpeng oleh Kepala L2Dikti Wilayah 7 Jatim, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. sebagai simbol perjalanan Unitomo dalam mengabdi kepada bangsa.

SURABAYA, WARTA PERTIWI – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) merayakan Dies Natalis ke-45 dengan semarak dan penuh makna. Selama lebih dari tiga bulan, sejak April hingga Juli 2026, kampus ini menggelar 32 kegiatan yang mencerminkan komitmen terhadap Tridarma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, menegaskan bahwa Dies Natalis bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kontribusi kampus. “Dies Natalis ke-45 ini menjadi momentum bagi Unitomo untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang berdampak dan berkelanjutan, dengan memperkuat kolaborasi global serta inovasi akademik,” ujarnya dalam sambutan puncak acara. Rabu, (29/7/2026)

Ketua Panitia, Amirul Mustofa, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan dirancang untuk mencerminkan sinergi lintas bidang. “Kami menghadirkan kegiatan ilmiah, kerja sama internasional, pengabdian masyarakat, hingga budaya dan kesehatan. Keterlibatan seluruh fakultas menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan tahun ini,” jelasnya.

Sambutan Rektor, Prof. Siti Marwiyah.

Dukungan juga datang dari Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq, yang menekankan pentingnya keberlanjutan kelembagaan. Ia berharap Unitomo terus adaptif terhadap perubahan zaman dan mampu melahirkan lulusan berdaya saing global. Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dyah Sawitri, mengapresiasi konsistensi Unitomo dalam menjaga mutu pendidikan tinggi.

Puncak perayaan berlangsung di Auditorium Ki Moh Saleh dengan prosesi senat, pemotongan 45 tumpeng, serta pemberian penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berprestasi. Acara ini menjadi simbol apresiasi atas capaian Unitomo sekaligus peneguhan komitmen untuk terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Editor: Ida

scroll to top