Close

Polres Gresik Gelar Lat Pra Ops Zebra Semeru, Siap Amankan Akhir Tahun

Keterangan Foto: Jajaran Polres Gresik mengikuti Lat Pra Ops Zebra Semeru 2025 di Rupatama Sarya Arya Racana, Mapolres Gresik.

GRESIK | WARTA PERTIWI – Menjelang pengamanan arus lalu lintas akhir tahun, Kepolisian Resor (Polres) Gresik menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Zebra Semeru 2025 di Rupatama Sarya Arya Racana, Mapolres Gresik. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memantapkan kesiapan personel sekaligus pijakan awal menuju Operasi Lilin Semeru 2025 yang akan mengamankan momentum libur Natal dan Tahun Baru.

Dipimpin Kabag Ops Polres Gresik, Kompol Yusis Budi Krismanto, latihan melibatkan 40 personel lintas fungsi. Seluruh anggota diberi penguatan tugas dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Gresik.

Operasi Zebra Semeru 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 17–30 November 2025, dengan tiga fokus utama:

– Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas

– Menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan

– Mewujudkan Kamseltibcarlantas menjelang libur akhir tahun

“Operasi ini mengedepankan fungsi Lalu Lintas sebagai leading sector melalui kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum,” tegas Kompol Yusis.

Personel dibekali dengan target penindakan terarah untuk mengantisipasi kecelakaan fatal, meliputi:

– Menggunakan ponsel saat berkendara

– Melawan arus dan kecepatan berlebih

– Tidak memakai helm atau sabuk keselamatan

– Bonceng lebih dari satu dan pengendara di bawah umur

– Knalpot brong

– Pelanggaran kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading)

Selain itu, titik rawan seperti jalur arteri, Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), terminal bayangan, pasar tumpah, kawasan wisata, hingga pintu tol juga menjadi prioritas operasi.

KBO Sat Lantas Polres Gresik, Ipda Arif, menegaskan bahwa operasi juga mengantisipasi kerawanan khusus, seperti distribusi BBM, bahan kimia/peledak, konvoi perguruan silat atau moge, balap liar, hingga pengawalan VIP/VVIP. Kolaborasi lintas instansi disebut menjadi kunci keberhasilan operasi.

Dari sisi intelijen, Ipda Hendry Nurdiansya memaparkan situasi Kamtibmas Gresik dengan perhatian pada potensi gesekan sosial budaya, fluktuasi ekonomi, mobilitas pekerja industri, aksi unjuk rasa, hingga pelaksanaan Pilkades antar waktu.

Kompol Yusis menekankan bahwa pelaksanaan operasi harus dilakukan secara maksimal, profesional, dan humanis. Penindakan di lapangan tidak semata represif, namun mengedepankan edukasi, imbauan persuasif, serta pemanfaatan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Lat Pra Ops ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kesiapan penuh jajaran Polres Gresik dalam menyukseskan Operasi Zebra Semeru 2025, demi terciptanya ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Gresik. (id@)

scroll to top