Close

Kapolres Gresik Gandeng HNSI Perkuat Keamanan Laut

Keterangan Foto: Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu saat berdiskusi dengan pengurus HNSI Kabupaten Gresik.

Gresik, Warta Pertiwi – Polres Gresik menggelar diskusi bersama pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gresik untuk memperkuat stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perairan. Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Gresik, Kamis (18/12/2025), dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.

Acara turut dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, Kasat Polairud AKP I Nyoman Ardita, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksana, Ketua HNSI Kabupaten Gresik Samaun, serta 15 Ketua Rukun Nelayan dari berbagai wilayah pesisir.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik menegaskan bahwa nelayan adalah pilar ketahanan pangan sekaligus penjaga stabilitas nasional di wilayah perairan. Ia mengajak nelayan untuk aktif menjaga keamanan laut dan segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

“Nelayan adalah mitra strategis Polri. Silaturahmi seperti ini menjadi kunci agar koordinasi di lapangan berjalan lancar,” ujar AKBP Rovan.

Ketua HNSI Kabupaten Gresik, Samaun, menyambut baik inisiatif Polres Gresik. Menurutnya, kehadiran Polri sangat dibutuhkan sebagai pembimbing dan pengayom bagi nelayan di enam kecamatan pesisir.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan, mulai dari pencurian alat tangkap di Ujungpangkah, konflik pemanfaatan pesisir, hingga kekhawatiran nelayan terkait pemanggilan kepolisian dalam persoalan hukum.

Menanggapi masukan tersebut, Kapolres memperkenalkan inovasi pelaporan cepat melalui media sosial bertajuk “CAK ROMA”, yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor.

“Silakan manfaatkan CAK ROMA. Kami pastikan privasi pelapor aman,” tegasnya.

Kapolres juga menindaklanjuti keluhan diskriminasi pengambilan solar subsidi di perbatasan Lamongan-Gresik dengan menginstruksikan Kasat Polairud berkoordinasi dengan Ditjen Migas.

Di akhir kegiatan, Kapolres menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan melalui program Jumat Curhat. Ia meminta jajaran Satpolairud lebih aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi nelayan dan memberikan pemahaman hukum secara humanis.

“Setiap sosialisasi hukum harus disampaikan dengan jelas agar tidak menimbulkan ketakutan di masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap terjalin sinergitas yang semakin kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir, sehingga tercipta situasi perairan yang aman, kondusif, dan mendukung aktivitas nelayan di Kabupaten Gresik. (id@)

scroll to top