KUPANG | WARTA PERTIWI – Gubernur NTT, Melki Laka Lena mengapresiasi kerjasama antar pengurus, pengawas, dan manajemen dari lima Puskopdit yang tersebar di Flores, Timor dan Sumba.
Komitmen bersama ini diharapkan terus dipelihara dan dijaga terutama dengan kehadiran Credit Unions yang sudah masuk ke daerah-daerah di seluruh NTT.
Pemerintah NTT tentu sangat mendukung dengan adanya Credit Unions karena sangat relevan dengan kondisi di provinsi kepulauan ini.
Dari lima pengurus Puskopdit yang hadir mulai semuanya menunjukkan komitmen kuat membangun masyarakat yang lebih sejahtera, tangguh dan mandiri.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena menyampaikan hal ini saat menghadiri sekaligus membuka Perayaan International Credit Union (ICU) Day ke-77 bersama Forum Puskopdit NTT di Hotel Harper Kupang, Kamis (16/10/2025).
Turut hadir Ketua Forum Puskopdit NTT Pak Romanus Woca, Bendahara Inkopdit Pak Esbon Sihombing, Ketua Panitia, Marselina Ully Riwu, Ketua Puskopdit Timor, Lambertus Ara Tukan, serta para pengurus, pengawas, dan manajemen dari lima Puskopdit yang tersebar di seluruh NTT.
Adapun tema tahun ini, “Credit Unions: Building Financial Inclusion and Resilience”.
Melki Laka Lena dalam arahannya menegaskan kembali bahwa ditengah kondisi perekonomian warga yang serba sulit hadir Credit Unions memberikan solusi.
Kehadiran Credit Unions, lanjut Melki terasa sangat relevan bagi warga di Nusa Tenggara Timur yang dibuktikan dengan kehadiran pengurus, pengawas, managemen dari lima Puskopdit juga Koperasi Primer.
“Saya lihat yang hadir pengurus Puskopdit mulai dari Timor, Flores, hingga Sumba. Semuanya menunjukkan komitmen kuat membangun masyarakat yang lebih sejahtera, tangguh, dan mandiri,” tegas Melki.
Dirinya menambahkan, gerakan koperasi kredit (CU) ini adalah wajah nyata dari ekonomi Pancasila, ekonomi yang tumbuh dari rakyat untuk rakyat.
Pasalnya, hampir di setiap kabupaten di NTT, CU telah hadir sebagai wadah saling menolong dan memperkuat ekonomi keluarga. Inilah bentuk nyata pembangunan yang berakar di bawah.
Sementara itu Esbon Sihombing, SE mewakili Ketua Induk Koperasi Kredit Indonesia, Dr. Wara Dominikus menyampaikan apresiasi atas kekompakkan dan semangat membangun koperasi yang luar biasa di Provinsi NTT.
Dia mengakui dari pengalaman saat mengunjungi beberapa daerah di NTT, kegiatan Forum Puskopdit tidak sekompak seperti di Provinsi NTT.
Dirinya tak lupa mengusulkan agar melalui Forum Puskopdit ini peserta bisa membahas soal bagaimana mengamankan dana anggota.
Selain itu, perlu dibicarakan terkait regenerasi pengurus Kopdit dan Koperasi Primer karena hampir sebagian besar masih didominisasi mereka yang sudah berusia senja.
“Mari kita jadikan Puskopdit sebagai laboratorium bersama untuk bergerak bersama dalam satu mobil untuk membahas keberadaan Credit Union agar kedepan semakin maju. Untuk Puskopdit NTT mari kita menjadikannya sebagai rumah besar untuk konsolidasi membangun koperasi primer,” pintanya.
Ketua Panitia Pelaksana, Marselina Ully Riwu, SE menyampaikan bahwa kegiatan Forum Puskopdit dimaksudkan untuk pengurus, pengawas dan manajemen saling berdiskusi.
Dirinya berharap kegiatan selama tiga hari (16-18 Oktober 2025) ini memberikan hasil yang baik dan ada rekomendasi untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi NTT.
Marselina menambahkan, dari catatan tingkat pertumbuhan keuangan serta aset dan keanggotaan baik Puskopdit maupun Koperasi Primer terus bertumbuh dengan baik.
Walaupun diperhadapkan juga terkait risiko keuangan dan budaya konsumtif dari anggota masih menjadi persoalan serius.
Oleh karena itu melalui forum ini semua terpanggil untuk mengevaluasi dan menyusun kekuatan, komitmen bersama untuk maju membangun daerah ini semakin lebih baik.
“Mari kita pererat tali persaudaraan dengan merefleksikan sejarah Credit Union. Kita susun rekomendasi bersama kepada pemerintah. Kita jalin komunikasi antara kopdit dengan koperasi yang di daerah sehingga kita satu arah dan tujuan,” katanya.
Adapun rangkaian kegiatannya untuk Credit Unions Day ini setelah dibuka Gubernur NTT dilanjut dengan seminar dan diskusi, kunjungan peserta ke Kopdit Serviam dan Swastisari kemudian Forum Puskopdit NTT dan diakhiri dengan wisata lokal.(*/RIO)

