Close

Ratusan Personel Gabungan Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Gresik

Polres Gresik menggelar Apel Gelar Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di Kabupaten Gresik.

Gresik, warta pertiwi.com – Menghadapi potensi ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrem, Polres Gresik menggelar Apel Gelar Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026. Kegiatan yang bertujuan memperkuat sinergi lintas sektoral ini berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Gresik, Jalan Dr. Wahidin SHD No. 214, Gresik, pada Jumat (6/11/2026) pagi.

​Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, Turut hadir mendampingi, Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, para Kapolsek, serta perwakilan instansi terkait di Kabupaten Gresik.

​Kesiapan penanggulangan bencana ditunjukkan melalui pelibatan ratusan personel gabungan dari berbagai elemen. Selain jajaran TNI-Polri, seperti Kodim 0817, Satsamapta, Satlantas, Satpolair, Satintelkam, Satreskrim, dan Bhabinkamtibmas, apel ini juga diikuti oleh personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik.

​Rangkaian acara diawali dengan penyiapan barisan pasukan dan laporan komandan apel. Selanjutnya, AKBP Ramadhan Nasution didampingi jajaran pimpinan melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan bencana yang disiagakan.

​Dalam amanatnya, Kapolres Gresik menekankan tiga poin utama yang harus dipedomani oleh seluruh pihak dalam menghadapi potensi ancaman hidrometeorologi.

​”Apel gelar pasukan ini bukan sekadar agenda rutin atau kesiapan teknis semata, melainkan ajang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antar-instansi. Kebersamaan seluruh elemen menjadi modal paling vital saat kita dihadapkan pada situasi bencana,” tegas AKBP Ramadhan.

​Ia juga menyoroti pentingnya penanganan bencana yang terukur melalui penyiapan sarana pendukung secara detail. “Penanggulangan bencana menuntut kesiapan yang matang sejak awal, bukan hanya aksi mendadak saat kejadian. Pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik peralatan maupun kesiapan personel sangat krusial. Hal-hal yang tampak kecil bisa berdampak besar saat bencana melanda,” lanjutnya.

​Mengakhiri amanatnya, Kapolres mengapresiasi koordinasi lintas instansi di Kabupaten Gresik yang selama ini telah terjalin harmonis. Ia berpesan agar komando dan alur komunikasi antar-lembaga terus ditingkatkan agar respon di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

​Seluruh rangkaian apel ditutup dengan pembacaan doa bersama, laporan akhir komandan apel, serta penghormatan pasukan. Melalui kegiatan ini, jajaran kepolisian beserta seluruh unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik menyatakan kesiapannya untuk mengantisipasi dan meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi di wilayahnya. (*/Ida)

scroll to top