WARTA PERTIWI.COM, SURABAYA – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) kembali dipercaya menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0 oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Auditorium RM Soemantri, Kampus Unitomo, dan diikuti oleh 60 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.
Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai instrumen akreditasi terbaru bagi program studi informatika, guna mendukung perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI Wilayah VII dalam meraih akreditasi unggul sesuai standar LAM INFOKOM.
Sosialisasi ini merupakan kali kedua Unitomo dipercaya sebagai penyelenggara, dan kembali mendapat sambutan antusias dari para peserta. Materi yang disampaikan mencakup panduan komprehensif tentang Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 2.0, mulai dari kriteria pertama hingga keenam. Tujuannya adalah untuk membekali para pengelola program studi dengan wawasan dan strategi dalam menyusun dokumen akreditasi yang berkualitas.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
– Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE., MM. (Kepala LLDIKTI Wilayah VII)
– Prof. Dr. Siti Marwiyah, SH, MH. (Rektor Unitomo)
– SY. Yuliani Yakub, S.Kom., MT., Ph.D. (Perwakilan LAM INFOKOM)
– Supangat, M.Kom., Ph.D. (Wakil Ketua 3 APTIKOM Jatim)
– Dr. Rinci Kembang Hapsari, S.Si, M.Kom. (Ketua IndoCEISS Jatim)
– Prof. Iwan Syarif, S.Kom., M.Kom., M.Sc., Ph.D.
– Dr. Dian Puspita Hapsari, S.Kom., M.Kom.
– Dr. Ir. Yosi Kristian, S.Kom., M.Kom.
– Anik Vega Vitianingsih, S.Kom., MT. (PIC Host LAM Unitomo)
Sementara itu, dua pakar terkemuka yang hadir sebagai narasumber utama adalah:
– Prof. Ir. Joko Lianto Buliali, M.Sc., Ph.D.
– Prof. Ir. Paulus Insap Santos, M.Sc., Ph.D.
Dengan menjadi tuan rumah kegiatan ini, Unitomo menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang informatika dan komputer. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan akreditasi dan meningkatkan daya saing pendidikan nasional.
Kegiatan ini berlangsung dalam dua hari yang padat, dengan materi yang mencakup panduan komprehensif tentang Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 2.0 mulai dari kriteria pertama hingga keenam. Tujuan dari pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk memberi wawasan yang lebih jelas bagi para pengelola program studi informatika dalam menyiapkan dokumen akreditasi dan mencapai standar kualitas pendidikan yang tinggi yang unggul.

Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unitomo sangat mendukung upaya LAM INFOKOM dalam mendorong perubahan dan transformasi mutu pendidikan tinggi di bidang informatika dan komputer. “Kami sangat mengapresiasi semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh APTIKOM, IndoCEISS, dan AISINDO dalam mendukung sosialisasi ini. Instrumen Akreditasi 2.0 ini tidak hanya menjadi alat ukur administratif, tetapi juga berfokus pada dampak nyata dalam menghasilkan lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Rektor wanita pertama di Unitomo ini juga berharap sosialisasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan kapasitas dan kualitas program studi informatika di perguruan tinggi di Jatim.
Senada dengan itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., menyatakan bahwa instrumen baru ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia. “Saya berharap, setelah mengikuti sosialisasi ini, para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapat untuk mendorong perubahan positif di perguruan tinggi masing-masing,” ujar Dyah Sawitri.
Ia juga menambahkan, dengan adanya IAPS 2.0, perguruan tinggi diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan sumber daya manusia yang berkualitas, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pengembangan SDM unggul Indonesia.
Di sela-sela acara, Anik Vega Vitianingsih, S.Kom., M.T., selaku PIC Host kegiatan dari Unitomo, menjelaskan bahwa sosialisasi ini tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga melibatkan diskusi kelompok dan presentasi pada hari kedua. “Melalui pendekatan yang komprehensif ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami dengan baik dan menguasai substansi dari instrumen akreditasi LAM INFOKOM 2.0, yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing program studi di bidang informatika dan komputer,” kata Anik, yang juga merupakan dosen Teknik Informatika di Unitomo.
Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh perguruan tinggi di Jawa Timur dalam upaya meraih akreditasi unggul.(*/id@)



