SURABAYA | WARTA PERTIWI – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak generasi muda untuk meneladani semangat nasionalisme Bung Karno dan perjuangan wong cilik. Seruan tersebut disampaikan saat menghadiri acara refleksi kepemudaan bertajuk HE.RO.IS.ME yang digelar di Gedung Teater Balai Budaya Surabaya. Minggu (9/11)
Acara yang diinisiasi oleh Youth Leaders Forum Surabaya (YLFS) ini mendapat dukungan dari berbagai komunitas kepemudaan seperti Karang Taruna Surabaya, Cak dan Ning, Pemuda Tangguh, Wepose Indonesia, Sekolah Bibit Unggul, serta para seniman lokal.
Dalam sambutannya, Wali Kota Eri menekankan pentingnya momen Hari Pahlawan sebagai refleksi perjuangan 10 November 1945. Ia menyebut Surabaya sebagai kota kelahiran Bung Karno dan tempat beliau menimba ilmu politik dari H.O.S. Cokroaminoto, menjadikan sosok Proklamator tersebut sebagai panutan utama bagi pemuda Surabaya.
“Darah kita adalah darah pejuang. Darah seorang presiden mengalir di dalam darah arek-arek Surabaya. Kita harus bangga, karena kita adalah penerus perjuangan Bung Karno,” tegas Eri.
Ia juga mengajak pemuda untuk berjuang dengan cara baru, memanfaatkan teknologi, akal pikiran, dan semangat untuk membangun Surabaya. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus aktif menjaga dan memajukan kota.
“Hari ini saya harapkan pemuda Surabaya berjuang menggunakan teknologi, berjuang menggunakan akal pikiran, berjuang menggunakan semangat. Jangan pernah jadi penonton di Kota Surabaya,” ujar Eri.
Wali Kota Eri berharap dukungan pemuda terhadap program Pemerintah Kota Surabaya dapat mendorong ekonomi kerakyatan dan gotong-royong. Ia meyakini, jika pemuda memiliki semangat dan imajinasi seperti Bung Karno, mereka akan mampu menjadi pemimpin luar biasa di masa depan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana HE.RO.IS.ME, Febryan Kiswanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Surabaya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Eri. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi pemuda untuk menyerap semangat perjuangan Bung Karno secara mendalam.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para pemuda benar-benar bisa menyerap sosok dan semangat perjuangan Bung Karno secara mendalam, mengingat beliau lahir di Kota Surabaya,” tutup Febryan.(id@)



