WARTA PERTIWI.COM, SURABAYA – Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (FH Unitomo) kembali menunjukkan komitmennya dalam edukasi hukum dengan menggelar Seminar Nasional Hukum Bisnis bertajuk “Paylater: Teman atau Musuh Dompet Pelajar”. Acara yang berlangsung pada Selasa (23/7) ini berhasil menarik perhatian 80 peserta dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa.
Dekan FH Unitomo, Subekti, membuka seminar dengan menyoroti pentingnya literasi hukum di era digital. “Fenomena paylater ini seperti pisau bermata dua. Bisa membantu, tapi juga bisa menjerat kalau tidak paham cara kerjanya,” ujarnya dalam sambutan pembuka.

Seminar menghadirkan dua narasumber dengan sudut pandang berbeda namun saling melengkapi. Imam Muslik, pelaku usaha dan pemilik Es Caola99, membagikan pengalaman memanfaatkan layanan paylater untuk mendukung operasional bisnisnya. “Paylater itu seperti teman, asal kita tahu batasannya. Kalau pelajar sudah mulai pakai tapi belum punya penghasilan tetap, justru bisa jadi jebakan,” jelasnya.
Sementara itu, Sri Astutik, Ketua Program Studi S1 Ilmu Hukum FH Unitomo, mengupas sisi hukum dari penggunaan layanan paylater oleh pelajar. Ia menegaskan bahwa pelajar di bawah umur belum memiliki legitimasi hukum untuk melakukan perjanjian utang. “Ini berpotensi menimbulkan celah hukum baik bagi pengguna maupun penyedia jasa,” tegasnya.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan dari peserta seputar legalitas, etika, dan regulasi fintech. Seminar ditutup dengan harapan agar edukasi finansial dan hukum terus diperluas ke kalangan muda, agar mereka menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab.(*/id@)



